Didirikan pada tahun 2012, Anhui Yanhe New Material Co., Ltd. terletak di lahan seluas 17 hektar di Zona Pengembangan Ekonomi Guangde Barat. Perusahaan ini terutama mengembangkan dan memproduksi bahan pelabelan khusus, pita perekat fungsional untuk industri elektronik, produk perekat untuk berbagai bahan film fungsional, dan mampu sepenuhnya memenuhi persyaratan teknis produk pelanggannya dengan menerapkan pelapis permukaan yang sesuai berdasarkan persyaratan fungsional berbagai permukaan pelanggan.
Apa Perbedaan Antara Kertas Termal dan Kertas Biasa?
Kertas termal dan kertas biasa mungkin terlihat serupa pada pandangan pertama, namun keduanya memiliki tujuan yang berbeda dan memiliki karakteristik yang berbeda. Memahami perbedaan kedua jenis kertas ini penting dilakukan, terutama saat memilih bahan yang tepat untuk aplikasi tertentu seperti mencetak kwitansi, label, atau dokumen kantatau. Berikut rincian perbedaan utama antara kertas termal dan kertas biasa.
1. Komposisi dan Pelapisan
Kertas Termal : Kertas termal secara khusus dilapisi dengan lapisan kimia yang bereaksi terhadap panas. Lapisan ini biasanya merupakan campuran pewarna dan bahan kimia yang mengalami perubahan warna saat terkena panas dari printhead termal. Panas tersebut menyebabkan bahan kimia pada lapisan mengalami reaksi sehingga menghasilkan gambar atau teks pada kertas. Lapisan kimianya sensitif terhadap suhu, sehingga kertas termal tidak memerlukan tinta, toner, atau pita untuk mencetak.
Kertas Biasa : Kertas biasa, juga dikenal sebagai kertas biasa atau kertas standar, tidak dilapisi dengan bahan kimia khusus apa pun. Biasanya terbuat dari bubur kayu atau bahan daur ulang dan digunakan untuk keperluan pencetakan, penulisan, atau pengemasan umum. Kertas biasa memerlukan tinta atau toner dari printer untuk membuat gambar atau teks di permukaannya.
2. Proses Pencetakan
Kertas Termal : Kertas termal menggunakan proses yang disebut pencetakan termal . Printer termal berisi kepala cetak yang memanas dan memberikan panas ke area tertentu pada kertas, menyebabkan permukaan yang dilapisi berubah warna. Kertas peka panas ini memungkinkan pencetakan cepat dan bersih tanpa memerlukan kartrid tinta atau pita. Ini biasanya digunakan pada printer tanda terima, sistem tiket, dan label kode batang.
Kertas Biasa : Kertas biasa memerlukan keduanya inkjet atau pencetakan laser untuk menghasilkan teks atau gambar. Printer inkjet menggunakan tinta cair yang disemprotkan ke kertas, sedangkan printer laser menggunakan toner (tinta bubuk) dan panas untuk memadukan toner ke permukaan kertas. Proses ini memerlukan bahan habis pakai seperti tinta atau kartrid toner dan umumnya lebih lambat dibandingkan pencetakan termal.
3. Daya Tahan dan Umur Panjang
Kertas Termal : Kertas termal kurang tahan lama dibandingkan kertas biasa karena gambar yang dicetak dihasilkan oleh bahan kimia yang peka terhadap panas. Seiring waktu, cetakan termal dapat memudar atau tidak terbaca jika terkena panas, cahaya, atau gesekan. Inilah sebabnya kertas termal sering digunakan untuk aplikasi jangka pendek seperti kuitansi, tiket, atau label, yang tidak perlu disimpan dalam waktu lama.
Kertas Biasa : Kertas biasa umumnya lebih awet dan tahan lama, apalagi jika dicetak dengan tinta atau toner. Teks atau gambar yang dicetak pada kertas biasa biasanya lebih tahan terhadap pudar dan aus. Namun daya tahannya bisa berbeda-beda tergantung jenis tinta atau toner yang digunakan dan kualitas kertas itu sendiri.
4. Sensitivitas Panas
Kertas Termal : Seperti disebutkan sebelumnya, kertas termal sangat sensitif terhadap panas. Paparan suhu tinggi, sinar matahari, atau gesekan dapat menyebabkan hasil cetakan memudar atau menjadi gelap. Faktanya, penyimpanan sederhana di tempat hangat pun dapat menyebabkan penurunan kualitas hasil cetak secara bertahap. Sensitivitas panas ini merupakan trade-off demi kenyamanan karena tidak memerlukan tinta atau toner.
Kertas Biasa : Kertas biasa tidak bereaksi terhadap panas dengan cara yang sama. Gambar atau teks yang dicetak akan tetap utuh kecuali jika terkena suhu ekstrem, misalnya di dalam api atau oven. Namun, kertas biasa bisa menguning atau rusak seiring berjalannya waktu karena penuaan, terutama jika tidak disimpan dengan benar.
5. Aplikasi
Kertas Termal : Kertas termal terutama digunakan dalam aplikasi yang memerlukan pencetakan cepat, efisien, dan hemat biaya tanpa memerlukan tinta. Kegunaan umum meliputi:
Tanda terima : Terminal titik penjualan (POS) di toko, restoran, dan pompa bensin menggunakan printer termal untuk mencetak tanda terima dengan cepat.
Tiket : Tiket film, tiket acara, tiket parkir, dan boarding pass sering kali dicetak pada kertas termal.
Label : Label barcode, label pengiriman, dan label inventaris sering kali dibuat dari kertas termal.
Kertas Faks : Beberapa mesin faks lama menggunakan kertas termal untuk mencetak faks yang diterima.
Kertas Biasa : Kertas biasa digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk:
Percetakan kantor : Dokumen, surat, laporan, dan formulir biasanya dicetak pada kertas biasa menggunakan printer inkjet atau laser.
Buku, surat kabar, dan majalah : Kertas biasa digunakan untuk sebagian besar publikasi cetak.
Pengemasan : Karton, kantong kertas, dan jenis kemasan lainnya sering kali menggunakan kertas atau kertas karton biasa.
Alat tulis : Buku catatan, buku catatan, dan berbagai alat tulis lainnya terbuat dari kertas biasa.
6. Biaya
Kertas Termal : Kertas termal biasanya lebih mahal per unitnya dibandingkan kertas biasa, terutama karena lapisan khusus dan kenyamanan yang ditawarkannya. Namun, ini tetap merupakan solusi hemat biaya dalam aplikasi yang tidak memerlukan tinta atau toner, seperti pencetakan tanda terima.
Kertas Biasa : Kertas biasa umumnya lebih murah dibandingkan kertas termal dan tersedia secara luas dalam berbagai berat dan kualitas. Ini adalah pilihan serbaguna yang digunakan untuk berbagai tugas pencetakan dan penulisan, yang berkontribusi terhadap biaya rendah.
7. Dampak Lingkungan
Kertas Termal : Meskipun kertas termal dapat didaur ulang, lapisan kimia yang digunakan pada kertas termal membuatnya lebih sulit untuk didaur ulang dibandingkan kertas biasa. Selain itu, banyak kertas termal mengandung bisfenol A (BPA) atau bisfenol S (BPS) , bahan kimia yang telah menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan. Beberapa produsen sudah mulai memproduksi kertas termal bebas BPA, namun tetap penting untuk memeriksa label ketika mempertimbangkan dampak lingkungan.
Kertas Biasa : Kertas biasa biasanya lebih mudah didaur ulang dan sering kali dibuat dari pulp kayu atau bahan daur ulang. Namun, dampak lingkungannya bergantung pada sumber pulp kayu dan apakah kertas tersebut bersumber dari hutan lestari. Produk kertas yang disertifikasi oleh organisasi seperti Forest Stewardship Council (FSC) umumnya dianggap lebih ramah lingkungan.
8. Persyaratan Penyimpanan
Kertas Termal : Karena kepekaannya terhadap panas, cahaya, dan gesekan, kertas termal perlu disimpan di lingkungan sejuk, kering, dan gelap. Paparan sinar matahari atau suhu tinggi dapat menyebabkan teks cetakan cepat memudar.
Kertas Biasa : Kertas biasa tidak memiliki kepekaan yang sama terhadap faktor lingkungan. Namun, sebaiknya tetap disimpan dengan benar untuk menghindari kerusakan, seperti melengkung, sobek, atau pudar seiring berjalannya waktu. Tempat yang sejuk dan kering sangat ideal untuk menyimpan dokumen yang dicetak pada kertas biasa.
Kesimpulan
Singkatnya, kertas termal dirancang khusus untuk pencetakan jangka pendek dan berkecepatan tinggi yang tidak memerlukan tinta atau toner. Bahan ini sensitif terhadap panas, sehingga ideal untuk aplikasi seperti kwitansi, tiket, dan label, namun kurang tahan lama dan memudar seiring berjalannya waktu. Di sisi lain, kertas biasa lebih serbaguna, tahan lama, dan cocok untuk penyimpanan jangka panjang dan berbagai tugas pencetakan. Namun, memerlukan tinta atau toner untuk mencetak dan bisa lebih ramah lingkungan tergantung sumber dan penggunaannya.
Pemilihan antara kertas termal dan kertas biasa bergantung pada tujuan penggunaan, pertimbangan biaya, dan persyaratan ketahanan bahan cetakan.
Label berperekat terdiri dari tiga lapisan utama: stok muka, perekat, dan pelapis. Setiap komponen memiliki tujuan yang berbeda dan bervariasi tergantung pada tujuan penggunaan label...
1. Pendahuluan
1.1 Pengantar Kertas Termal dan Kertas Printer Kertas termal dan kertas printer adalah jenis kertas umum yang digunakan untuk mencetak, namun cara kerjanya berbeda secara fundamental...
Memahami Film Perekat PVC
Film Perekat PVC, kependekan dari Film Perekat Polivinil Klorida, adalah bahan serbaguna dan banyak digunakan yang menggabungkan sifat mekanik kuat dari PV...